Perbedaan
Get dan Post
Bagi anda yang sudah terbiasa membuat form dalam HTML pasti sudah
sering melihat kode yang tersusun dalam sebuah form, termasuk atribut form yang
digunakan. Salah satu atribut yang digunakan dalam form adalah method.
Atribut method bisa diberi nilai dengan POST atau GET. Apa perbedaan keduanya
dan apa kekurangan serta kelebihanya??
Secara mendasar fungsi POST digunakan untuk mengirimkan data
ke server, sedangkan GET digunakan untuk mengambil data dari server.
Secara teknis GET diproses lebih sederhana karena permintaan
dikirimkan melalui alamat halaman (URL) dengan sistem penulisan secara
berpasangan yaitu nama varibel dan nilainya, dan pemisahan variabel menggunakan
karakter dan &. Contoh :
http://www.zainalhakim.web.id/index.php?nama=zainal&alamat=jalan&telp=8388383
Dengan menggunakan metode GET, HTTP Client bisa mengambil
informasi dari server dengan mengirimkan data melalui URI walaupun bisa juga
dengan form yang menggunakan metode GET.
Sedangkan pengiriman data dengan POST lebih tertutup dan jauh
lebih aman karena data yang dikirimkan tidak terlihat. Metode POST digunakan
untuk mengirimkan data dari HTTP Client untuk diproses di HTTP Server, kemudian
HTTP server memberikan hasil dari proses tersebut ke HTTP Client. Data yang
dikirimkan dengan metode POST disertakan pada baris permintaan (body of
request) bukan pada URI. Dan hasil dari permintaan dengan metode POST ini tidak
bersifat cacheable.
Berikut
perbedaan lengkap dari method POST dan GET
|
PERBEDAAN
|
POST
|
GET
|
|
History
|
Parameter/nilai
tidak tersimpan di browser
|
Parameter/nilai
tersimpan dibrowser dan bisa diakses ulang karena nilai menjadi kesatuan URL
|
|
Bookmark
|
Parameter/nilai
tidak dapat dibookmark
|
Parameter
bisa dibookmark
|
|
Tombol
Kembali/Kirim Ulang
|
Biasanya
browser memberitahukan/menanyakan apakah data akan dikirim ulang
|
Dengan
methot get, halaman sebelumnya langsung ditampillkan tanpa mengeksekusi
kembali karena tersimpan dalam cache browser
|
|
Encoding
type (enctype attribute)
|
Mendukung
pengiriman data binner dengan teknik multipart/form-data atau application/x-www-form-urlencoded
|
hanya
mendukung application/x-www-form-urlencoded
|
|
Parameters
|
Dapat
mengirimkan parameter url sekaligus mengirimkan data tersembunyi ke server
|
Hanya bisa
mengirimkan parameter melalui URL
|
|
Kecurangan
data
|
Lebih
sulit karena tertutup
|
Lebih
terbuka karena data terlihat
|
|
Keamanan
|
Dengan
method POST lebih aman karena data langsung dikirim ke server
|
Dengan
jelas bisa ketahui data apa saja yang dikirim
|
|
Penggunaan
|
POST
digunakan untuk mengirim data yang lebih rahasia seperti password
|
Digunakan
lebih untuk keperluan mengambil data
|
|
Besar data
yang dikirim
|
Standard 8
Mb, tergantung konfigurasi server
|
7607
karakter
|
<form
id="FCONTOH" name="CONTOH" method="post"
action="simpan.php">
<p> Nama : <br />
<input name="nama" type="text" id="nama"
size="20" />
</p>
<p>Alamat : <br />
<textarea name="alamat" cols="30" rows="3"
id="alamat"></textarea>
</p>
<p>
<input type="submit" name="button" id="button"
value="Kirim" />
</p>
</form>
Untuk model form method post, pada bagian tag form
atribut method diberi nilai post sehingga semua nilai dikirimkan
tersembunyi menuju nilai yang di set pada action yaitu file simpan.php.
Sedangkan file simpan.php sendiri harus mengambil nilai dari
form yang dibuat dengan cara :
<?php
echo $_POST['nama'];
echo
$_POST['alamat'];
?>
<form
id="FCONTOH" name="CONTOH" method="get"
action="simpan.php">
<p> Nama : <br />
<input name="nama" type="text" id="nama"
size="20" />
</p>
<p>Alamat : <br />
<textarea name="alamat" cols="30" rows="3"
id="alamat"></textarea>
</p>
<p>
<input type="submit" name="button" id="button"
value="Kirim" />
</p>
</form>
Sedikit berbeda dengan method post, form akan mengirim nilai
isian dengan cara terbuka dalam url yang ditempelkan pada file simpan.php,
sehingga tujuan form yang semula hanya simpan.php berubah menjadi :
simpan.php?nama=zainal&alamat=Banjarmasin&button=Kirim
dimana simpan.php adalah nama tujuan, dan setelah tanda ?
disertakan nilai yang dikirimkan seperti nama=zainal alamat=banjarmasin dst.
File simpan bisa mengenali nilai yang dikirim oleh form
dengan cara :
<?php
echo
$_GET['nama'];
echo
$_GET['alamat'];
?>
Selain dengan menggunakan form dengan atribut get, kita juga
bisa mengirimkan nilai seperti diatas menggunakan metode parameter hyperlink
yang dibuat seperti :
<a
href="simpan.php?nama=zainal&alamat=Banjarmasin">Kirim</a>
Sehingga pada saat menu kirim di klik maka halaman akan
menuju simpan.php dan mengirimkan nilai nama=zainal alamat=banjarmasin.
Metode hyperlink ini sering digunakan pada contoh kasus edit
data mupun delete data yang membawa nilai kunci ke file yang akan memperoses
data selanjutnya.
Metode yang mana yang harus dipilih dari POST dan GET??
Keduanya mempunyai kelebihan serta kekurangan, tinggal kita memilahnya. Untuk
keperluan yang sifatnya rahasia, memerlukan tingkat keamanan lebih sebaiknya
menggunakan method POST sedangkan keperluan umum seperti pengiriman parameter
nilai, proses pencarian dll kita bisa gunakan method GET.
- See more at: http://www.zainalhakim.web.id/posting/perbedaan-form-method-post-dan-get.html#sthash.lHhZxNuk.dpuf
Pendeklarasian Pemrograman PHP
Deklarasi variabel php memiliki aturan sebagai berikut :
·
Deklarasi
variabel dimulai dengan menggunakan tanda $.
·
Nama
variabel php hanya dapat berupa angka, huruf, dan tanda underscore (_).
·
Nama
variabel hanya dapat dimulai dengan huruf, dan karakter underscore. Contoh nama
variabel yang valid : $aku, $_aku. Contoh nama variabel yang tidak valid $123,
$aku+123, $+123.
·
Deklarasi
variabel PHP bersifat case sensitive, yang artinya penulisan menggunakan huruf
besar dan huruf kecil dibedakan. Contoh $aku dan $Aku dianggap oleh php sebagai
dua variabel yang berbeda.
Berikut ini merupakan contoh deklarasi variabel menggunakan
tipe-tipe data yang ada di php :
Integer
Contoh deklarasi variabel yang bertipe integer adalah sebagai
berikut :
·
$bilangan1
= 123;
·
$bil_bulat
= 345;
·
$bil3
= 567;
Perhatikan ketiga variabel diatas semuanya menyimpan bilangan
bulat. PHP akan menganggap ketiga variabel tersebut merupakan variabel dengan
tipe data integer, karena ketiga variabel tersebut menyimpan bilangan bulat.
Floating point number atau tipe data real
Contoh deklarasi variabel bertipe real atau floating point
number adalah sebagai berikut :
·
$bil_real1
= 0.123;
·
$bil_real2
= 1.858;
·
$realku
= 8.989;
Perhatikan ketiga variabel tersebut semuanya menyimpan
bilangan pecahan atau tidak bulat. PHP akan mengganggap ketiga variabel
tersebut merupakan variabel dengan tipe data real, karena ketiga variabel tersebut
menyimpan bilangan pecahan atau desimal.
String
Contoh deklarasi variabel yang bertipe data string adalah
sebagai berikut :
$string1 = “Nasi goreng”;
$stringku = “Game ini bagus banget”;
$mystring = ’123 sayang semuanya’;
Perhatikan ketiga variabel tersebut. Pada ketiga variabel
tersebut nilai setiap variabel diapit oleh tanda petik dua (“) atau petik
tunggal (‘). PHP akan mengganggap variabel bernilai string apabila nilai
variabel tersebut diapit oleh petik tunggal atau petik ganda.
Tapi ada satu catatan penting yang tidak boleh dilupakan lo,
kamu tidak dapat mengkombinasikan petik tunggal dengan petik ganda pada
deklarasi variabel bertipe string. Contohnya adalah sebagai berikut : $mystring
= ‘123“. Perhatikan tanda petik tunggal dan petik ganda yang dicetak tebal.
Pada variabel $mystring nilai variabel tersebut dimulai dengan tanda petik
tunggal dan diakhiri dengan tanda petik ganda. Hal ini tidak diperbolehkan pada
PHP. Contoh yang benar untuk deklarasi variabel bertipe string adalah, apabila
dimulai dengan tanda petik tunggal maka harus diakhiri dengan tanda petik
tunggal juga. Apabila dimulai dengan tanda petik ganda maka harus diakhiri
dengan tanda petik ganda juga. Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat pada
contoh variabel $string1 dan contoh variabel $mystring diatas.
Boolean
Contoh deklarasi variabel bertipe boolean adalah sebagai
berikut :
·
$benar
= TRUE;
·
$salah
= FALSE;
·
$nol
= NULL;
·
$emptystring1
= ”;
·
emptystring2
= “”;
kedua variabel diatas adalah variabel yang menyimpan nilai
TRUE, FALSE, NULL, dan empty string. Seperti yang telah saya jelaskan pada
posting sebelumnya bahwa php menganggap nilai integer 0, nilai real 0.0, nilai
NULL, dan empty string sebagai nilai FALSE.
Apabila kamu bingung apa yang dimaksud dengan nilai NULL,
empty string, kamu dapat melihat variabel $nol, $emptystring1, $emptystring2.
$nol adalah variabel yang menyimpan nilai NULL (ingat kata NULL harus ditulis
dengan huruf besar semua karena PHP merupakan bahasa pemrograman yang bersifat
case sensitive, dimana penulisan huruf besar dan huruf kecil dibedakan). Yang
dimaksud dengan empty string adalah variabel yang hanya menyimpan sepasang
petik tunggal atau sepasang petik ganda. Contohnya adalah variabel
$emptystring1 merupakan variabel yang menyimpan nilai empty string yang berupa
sepasang tanda petik tunggal (”). $emptystring2 merupakan variabel yang
menyimpan nilai empty string yang berupa sepasang petik ganda (“”).
Fungsi Prosedur Insert, Update, Delete pada Database
Pernyataan Fungsi Prosedur SQL INSERT
Pernyataan INSERT digunakan untuk menambahkan baris data yang
baru ke meja.
Kita bisa memasukkan data ke sebuah meja dengan dua cara.
1)
Memasukkan
data secara langsung ke sebuah meja.
Sintaks untuk SQL INSERT adalah:
INSERT INTO TABLE_NAME
[ (col1, col2, col3,. . . colN)]
VALUES (value1, value2, value3,. . . valueN);
· col1,
col2, ... ColN - nama-nama kolom dalam tabel di mana Anda ingin menyisipkan
data.
Saat memasukkan berturut-turut, jika Anda menambahkan nilai
untuk semua kolom dari tabel Anda tidak perlu menentukan kolom (s) nama dalam
query sql. Tapi Anda harus memastikan urutan nilai-nilai dalam urutan yang sama
seperti kolom dalam tabel. Query sql insert adalah sebagai berikut :
INSERT INTO TABLE_NAME
VALUES (value1, value2, value3,. . . valueN);
Untuk Contoh: Jika Anda ingin menyisipkan baris ke meja
karyawan, query akan seperti,
INSERT INTO employee (id, name, dept, age, salary
location)
VALUES (105, ‘Srinath’, ‘Aeronautics’, 27, 33000);
CATATAN:Ketika menambahkan berturut-turut, hanya karakter
atau nilai tanggal harus diapit dengan tanda kutip tunggal.
Jika Anda memasukkan data ke semua kolom, nama kolom dapat
dihilangkan. Pernyataan insert di atas juga dapat ditulis sebagai,
INSERT INTO employee
VALUES (105, ‘Srinath’, ‘Aeronautics’, 27, 33000);
2)
Memasukkan
data ke tabel melalui pernyataan pilih.
Sintaks untuk SQL INSERT adalah:
INSERT INTO table_name
[(column1, column2,. . .columnN)]
SELECT column1, column2, . . . column
FROM table_name [WHERE condition];
Untuk Contoh: Untuk menyisipkan baris ke dalam tabel
karyawan dari tabel sementara, query sql insert akan seperti,
INSERT INTO employee (id, name, dept, age, salary
location)
SELECT emp_id, emp_name, dept, age, salary, location
FROM temp_employee;
Jika Anda memasukkan data ke semua kolom, pernyataan insert
di atas dapat juga ditulis sebagai,
INSERT INTO employee
SELECT * FROM temp_employee;
CATATAN:Kami telah diasumsikan tabel temp_employee telah
kolom emp_id, emp_name, dept, usia, gaji, lokasi di diberikan urutan atas dan
datatype yang sama.
CATATAN PENTING:
1.
Ketika
menambahkan baris baru, Anda harus memastikan datatype nilai dan kolom sesuai
2.
Anda
mengikuti batasan integritas, jika ada, ditetapkan untuk meja.
Pernyataan Fungsi Prosedure SQL UPDATE
Pernyataan UPDATE digunakan untuk memodifikasi baris yang ada
dalam sebuah tabel.
Sintaks untuk SQL UPDATE Command adalah:
UPDATE table_name
SET column_name1 = value 1,
Column_name2 = value2, . . .
[WHERE condition]
·
table_name
- nama tabel yang harus diperbarui.
·
column_name1,
column_name2 .. - Kolom yang akan diubah.
·
value1,
value2 ... - Adalah nilai-nilai baru.
CATATAN:Dalam pernyataan Update, klausa WHERE
mengidentifikasi baris yang terpengaruh. Jika Anda tidak menyertakan klausa
WHERE, nilai kolom untuk semua baris terpengaruh.
Untuk Contoh: Untuk memperbarui lokasi seorang karyawan,
query pembaruan sql akan seperti,
UPDATE employee
SET location = ‘Mysore’
Where id = 101;
Untuk mengubah gaji semua karyawan, permintaan akan,
UPDATE employee
SET salary = salary + (salary * 0.2);
Pernyataan Fungsi Prosedure SQL Delete
Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus baris dari tabel.
Sintaks dari pernyataan DELETE SQL adalah:
DELETE FROM table_name [WHERE condition];
· table_name
- nama tabel yang harus diperbarui.
CATATAN:Klausa WHERE dalam sql menghapus perintah adalah
opsional dan mengidentifikasi baris dalam kolom yang akan dihapus. Jika Anda
tidak menyertakan klausa WHERE semua baris dalam tabel akan dihapus, jadi
hati-hati saat menulis query DELETE tanpa klausa WHERE.
Untuk Contoh: Untuk menghapus seorang karyawan dengan id
100 dari tabel karyawan, sql menghapus permintaan akan seperti,
DELETE FROM employee WHERE id = 100;
Untuk menghapus semua baris dari tabel karyawan, query akan
seperti,
DELETE FROM employee;
Penjelasan dan Fungsi XAMPP
XAMPP
adalah program aplikasi pengembang yang berguna untuk pengembangan website
berbasis PHP dan MySQL. Versi terbaru program ini adalah XAMPP 1.7.7, yang
dirilis pada tanggal 20 September 2011. Software XAMPP dibuat dan dikembangkan
oleh Apache Friends.
Perangkat
lunak komputer ini memiliki kelebihan untuk bisa berperan sebagai server web
Apache untuk simulasi pengembangan website. Tool pengembangan web ini mendukung
teknologi web populer seperti PHP, MySQL, dan Perl. Melalui program ini,
programmer web dapat menguji aplikasi web yang dikembangkan dan
mempresentasikannya ke pihak lain secara langsung dari komputer, tanpa perlu
terkoneksi ke internet. XAMPP juga dilengkapi fitur manajemen database
PHPMyAdmin seperti pada server hosting sungguhan, sehingga pengembang web dapat
mengembangkan aplikasi web berbasis database secara mudah.
Program
XAMPP banyak diaplikasikan dan digunakan oleh kalangan pengguna komputer di
bidang pemrograman web. XAMPP merupakan software gratis. XAMPP dapat dijalankan
di sistem operasi Windows 2000/XP/Vista/7 dan sistem operasi lain. Untuk
menginstall versi terbaru program ini, Anda cukup menginstal file installer
XAMPP ke komputer Windows Anda.
Penjelasan
dan fungsi xampp
Berikut
ini Penjelasan dari bagian-bagian XAMPP:
·
X
, Kenapa disebut dengan system operasi? karena XAMPP bisa dijalankan di 4 OS
besar yang sering digunakan oleh pengguna komputer saat ini. Dan 4 OS tersebut
tidak lain dan tidak bukan adalah Windows, Linux, Mac OS dan Solaris.
·
A
(Apacahe) merupakan aplikasi web server. Apache ini bersifat opensource yang
berarti gratis dan bisa diedit oleh penggunanya. Tugas utama Apache adalah
menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang
dituliskan oleh pembuat halaman web. jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP
yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu
(misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.
·
M
( MySQL), merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang
merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa
terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. MySQL dapat digunakan untuk
membuat dan mengelola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL
untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.
·
P
(PHP), bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa
pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP
memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem
manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl. namun PHP
juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase,
d-base, PostgreSQL, dan sebagainya.
·
P
(Perl), bahasa pemrograman, pertama kali dikembangkan oleh Larry Wall di mesin
Unix. Perl pertama kali dirilis pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan
keluarnya Perl 1. Dua diantara karakteristik utama perl adalah penanganan teks
dan berbagai jalan pintas untuk meyelesaikan persoalan-persoalan umum.Perl
sangat populer di gunakan dalam program-rogram CGI (Common Gateway Interface)
dan protokol internet lainnya.
Fungsinya adalah
sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program
Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan
bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat
sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam
GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan
yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.
Tutorial Membuat Table pada MySQL
Perintah membuat
tabel membutuhkan:
- Nama tabel
- Nama bidang
- Definisi untuk setiap kolom
Sintaks:
Berikut adalah
generik sintaks SQL untuk membuat tabel MySQL:
CREATE
TABLE table_name (column_name column_type);
Sekarang kita
akan membuat tabel dalam database tutorial berikut.
tutorials_tbl(
tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
submission_date DATE,
PRIMARY KEY ( tutorial_id )
);
tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
submission_date DATE,
PRIMARY KEY ( tutorial_id )
);
Berikut beberapa
item perlu penjelasan:
- Lapangan Atribut NOT NULL sedang digunakan karena kita tidak ingin field ini untuk menjadi NULL.SO jika pengguna akan mencoba untuk membuat rekor dengan nilai NULL maka MySQL akan meningkatkan kesalahan.
- Lapangan Atribut AUTO_INCREMENT memberitahu ke MySQL untuk terus maju dan menambahkan nomor yang tersedia di sebelah field id.
- PRIMARY KEY kata kunci digunakan untuk mendefinisikan kolom sebagai kunci primer.Anda dapat menggunakan beberapa kolom dipisahkan dengan tanda koma untuk mendefinisikan kunci primer.
Membuat Tabel dari Command
Prompt:
Hal ini mudah
untuk membuat tabel MySQL dari prompt mysql>. Anda akan menggunakan perintah
SQL CREATE TABLE untuk membuat tabel.
Contoh:
Berikut adalah
contoh yang menciptakan tutorials_tbl:
root@host#
mysql -u root -p
Enter password:*******
mysql> use TUTORIALS;
Database changed
mysql> CREATE TABLE tutorials_tbl(
-> tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
-> tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
-> tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
-> submission_date DATE,
-> PRIMARY KEY ( tutorial_id )
-> );
Query OK, 0 rows affected (0.16 sec)
mysql>
Enter password:*******
mysql> use TUTORIALS;
Database changed
mysql> CREATE TABLE tutorials_tbl(
-> tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
-> tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
-> tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
-> submission_date DATE,
-> PRIMARY KEY ( tutorial_id )
-> );
Query OK, 0 rows affected (0.16 sec)
mysql>
CATATAN:
MySQL tidak mengakhiri perintah sampai Anda memberikan titik koma (;) pada
akhir perintah SQL.
Membuat Tabel Menggunakan PHP Script:
Untuk
membuat tabel baru dalam setiap database yang ada Anda akan perlu menggunakan
PHP fungsi mysql_query (). Anda akan melewati argumen kedua dengan perintah SQL
yang tepat untuk membuat tabel.
Contoh:
Berikut adalah
contoh untuk membuat tabel menggunakan script PHP:
<html>
<head>
<title>Creating MySQL Tables</title>
</head>
<body>
<?php
$dbhost = 'localhost:3036';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'rootpassword';
$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass);
if(! $conn )
{
die('Could not connect: ' . mysql_error());
}
echo 'Connected successfully<br />';
$sql = "CREATE TABLE tutorials_tbl( ".
"tutorial_id INT NOT
NULL AUTO_INCREMENT, ".
"tutorial_title VARCHAR(100)
NOT NULL, ".
"tutorial_author
VARCHAR(40) NOT NULL, ".
"submission_date DATE,
".
"PRIMARY KEY (
tutorial_id )); ";
mysql_select_db( 'TUTORIALS' );
$retval = mysql_query( $sql, $conn );
if(! $retval )
{
die('Could not create table: ' . mysql_error());
}
echo "Table created successfully\n";
mysql_close($conn);
?>
</body>
</html>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar