Senin, 15 Juni 2015

Tugas Pendahuluan 4



Perbedaan Get dan Post
Bagi anda yang sudah terbiasa membuat form dalam HTML pasti sudah sering melihat kode yang tersusun dalam sebuah form, termasuk atribut form yang digunakan. Salah satu atribut yang digunakan dalam form adalah method. Atribut method bisa diberi nilai dengan POST atau GET. Apa perbedaan keduanya dan apa kekurangan serta kelebihanya??
Secara mendasar fungsi POST digunakan untuk mengirimkan data ke server, sedangkan GET digunakan untuk mengambil data dari server.
Secara teknis GET diproses lebih sederhana karena permintaan dikirimkan melalui alamat halaman (URL) dengan sistem penulisan secara berpasangan yaitu nama varibel dan nilainya, dan pemisahan variabel menggunakan karakter dan &. Contoh :
http://www.zainalhakim.web.id/index.php?nama=zainal&alamat=jalan&telp=8388383
Dengan menggunakan metode GET, HTTP Client bisa mengambil informasi dari server dengan mengirimkan data melalui URI walaupun bisa juga dengan form yang menggunakan metode GET.
Sedangkan pengiriman data dengan POST lebih tertutup dan jauh lebih aman karena data yang dikirimkan tidak terlihat. Metode POST digunakan untuk mengirimkan data dari HTTP Client untuk diproses di HTTP Server, kemudian HTTP server memberikan hasil dari proses tersebut ke HTTP Client. Data yang dikirimkan dengan metode POST disertakan pada baris permintaan (body of request) bukan pada URI. Dan hasil dari permintaan dengan metode POST ini tidak bersifat cacheable.
Berikut perbedaan lengkap dari method POST dan GET
PERBEDAAN
POST
GET
History
Parameter/nilai tidak tersimpan di browser
Parameter/nilai tersimpan dibrowser dan bisa diakses ulang karena nilai menjadi kesatuan URL
Bookmark
Parameter/nilai tidak dapat dibookmark
Parameter bisa dibookmark
Tombol Kembali/Kirim Ulang
Biasanya browser memberitahukan/menanyakan apakah data akan dikirim ulang
Dengan methot get, halaman sebelumnya langsung ditampillkan tanpa mengeksekusi kembali karena tersimpan dalam cache browser
Encoding type (enctype attribute)
Mendukung pengiriman data binner dengan teknik multipart/form-data atau application/x-www-form-urlencoded
hanya mendukung application/x-www-form-urlencoded
Parameters
Dapat mengirimkan parameter url sekaligus mengirimkan data tersembunyi ke server
Hanya bisa mengirimkan parameter melalui URL
Kecurangan data
Lebih sulit karena tertutup
Lebih terbuka karena data terlihat
Keamanan
Dengan method POST lebih aman karena data langsung dikirim ke server
Dengan jelas bisa ketahui data apa saja yang dikirim
Penggunaan
POST digunakan untuk mengirim data yang lebih rahasia seperti password
Digunakan lebih untuk keperluan mengambil data
Besar data yang dikirim
Standard 8 Mb, tergantung konfigurasi server
7607 karakter
<form id="FCONTOH" name="CONTOH" method="post" action="simpan.php">
 <p> Nama : <br />
    <input name="nama" type="text" id="nama" size="20" />
  </p>
  <p>Alamat : <br />
    <textarea name="alamat" cols="30" rows="3" id="alamat"></textarea>
  </p>
  <p>
    <input type="submit" name="button" id="button" value="Kirim" />
  </p>
</form>
Untuk model form method post, pada bagian tag form atribut method diberi nilai post sehingga semua nilai dikirimkan tersembunyi menuju nilai yang di set pada action yaitu file simpan.php.
Sedangkan file simpan.php sendiri harus mengambil nilai dari form yang dibuat dengan cara :
<?php
  echo $_POST['nama'];
  echo $_POST['alamat'];
?>
<form id="FCONTOH" name="CONTOH" method="get" action="simpan.php">
  <p> Nama : <br />
    <input name="nama" type="text" id="nama" size="20" />
  </p>
  <p>Alamat : <br />
    <textarea name="alamat" cols="30" rows="3" id="alamat"></textarea>
  </p>
  <p>
    <input type="submit" name="button" id="button" value="Kirim" />
  </p>
</form>
Sedikit berbeda dengan method post, form akan mengirim nilai isian dengan cara terbuka dalam url yang ditempelkan pada file simpan.php, sehingga tujuan form yang semula hanya simpan.php berubah menjadi :
simpan.php?nama=zainal&alamat=Banjarmasin&button=Kirim
dimana simpan.php adalah nama tujuan, dan setelah tanda ? disertakan nilai yang dikirimkan seperti nama=zainal alamat=banjarmasin dst.
File simpan bisa mengenali nilai yang dikirim oleh form dengan cara :
<?php
  echo $_GET['nama'];
  echo $_GET['alamat'];
?>
Selain dengan menggunakan form dengan atribut get, kita juga bisa mengirimkan nilai seperti diatas menggunakan metode parameter hyperlink yang dibuat seperti :
<a href="simpan.php?nama=zainal&alamat=Banjarmasin">Kirim</a>
Sehingga pada saat menu kirim di klik maka halaman akan menuju simpan.php dan mengirimkan nilai nama=zainal alamat=banjarmasin.
Metode hyperlink ini sering digunakan pada contoh kasus edit data mupun delete data yang membawa nilai kunci ke file yang akan memperoses data selanjutnya.
Metode yang mana yang harus dipilih dari POST dan GET?? Keduanya mempunyai kelebihan serta kekurangan, tinggal kita memilahnya. Untuk keperluan yang sifatnya rahasia, memerlukan tingkat keamanan lebih sebaiknya menggunakan method POST sedangkan keperluan umum seperti pengiriman parameter nilai, proses pencarian dll kita bisa gunakan method GET.
- See more at: http://www.zainalhakim.web.id/posting/perbedaan-form-method-post-dan-get.html#sthash.lHhZxNuk.dpuf

Pendeklarasian Pemrograman PHP
Deklarasi variabel php memiliki aturan sebagai berikut :
·          Deklarasi variabel dimulai dengan menggunakan tanda $.
·          Nama variabel php hanya dapat berupa angka, huruf, dan tanda underscore (_).
·          Nama variabel hanya dapat dimulai dengan huruf, dan karakter underscore. Contoh nama variabel yang valid : $aku, $_aku. Contoh nama variabel yang tidak valid $123, $aku+123, $+123.
·          Deklarasi variabel PHP bersifat case sensitive, yang artinya penulisan menggunakan huruf besar dan huruf kecil dibedakan. Contoh $aku dan $Aku dianggap oleh php sebagai dua variabel yang berbeda.
Berikut ini merupakan contoh deklarasi variabel menggunakan tipe-tipe data yang ada di php :
Integer
Contoh deklarasi variabel yang bertipe integer adalah sebagai berikut :
·          $bilangan1 = 123;
·          $bil_bulat = 345;
·          $bil3 = 567;
Perhatikan ketiga variabel diatas semuanya menyimpan bilangan bulat. PHP akan menganggap ketiga variabel tersebut merupakan variabel dengan tipe data integer, karena ketiga variabel tersebut menyimpan bilangan bulat.
Floating point number atau tipe data real
Contoh deklarasi variabel bertipe real atau floating point number adalah sebagai berikut :
·          $bil_real1 = 0.123;
·          $bil_real2 = 1.858;
·          $realku = 8.989;
Perhatikan ketiga variabel tersebut semuanya menyimpan bilangan pecahan atau tidak bulat. PHP akan mengganggap ketiga variabel tersebut merupakan variabel dengan tipe data real, karena ketiga variabel tersebut menyimpan bilangan pecahan atau desimal.
String
Contoh deklarasi variabel yang bertipe data string adalah sebagai berikut :
$string1 = “Nasi goreng”;
$stringku = “Game ini bagus banget”;
$mystring = ’123 sayang semuanya’;
Perhatikan ketiga variabel tersebut. Pada ketiga variabel tersebut nilai setiap variabel diapit oleh tanda petik dua (“) atau petik tunggal (‘). PHP akan mengganggap variabel bernilai string apabila nilai variabel tersebut diapit oleh petik tunggal atau petik ganda.
Tapi ada satu catatan penting yang tidak boleh dilupakan lo, kamu tidak dapat mengkombinasikan petik tunggal dengan petik ganda pada deklarasi variabel bertipe string. Contohnya adalah sebagai berikut : $mystring = ‘123“. Perhatikan tanda petik tunggal dan petik ganda yang dicetak tebal. Pada variabel $mystring nilai variabel tersebut dimulai dengan tanda petik tunggal dan diakhiri dengan tanda petik ganda. Hal ini tidak diperbolehkan pada PHP. Contoh yang benar untuk deklarasi variabel bertipe string adalah, apabila dimulai dengan tanda petik tunggal maka harus diakhiri dengan tanda petik tunggal juga. Apabila dimulai dengan tanda petik ganda maka harus diakhiri dengan tanda petik ganda juga. Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat pada contoh variabel $string1 dan contoh variabel $mystring diatas.
Boolean
Contoh deklarasi variabel bertipe boolean adalah sebagai berikut :
·          $benar = TRUE;
·          $salah = FALSE;
·          $nol = NULL;
·          $emptystring1 = ”;
·          emptystring2 = “”;
kedua variabel diatas adalah variabel yang menyimpan nilai TRUE, FALSE, NULL, dan empty string. Seperti yang telah saya jelaskan pada posting sebelumnya bahwa php menganggap nilai integer 0, nilai real 0.0, nilai NULL, dan empty string sebagai nilai FALSE.
Apabila kamu bingung apa yang dimaksud dengan nilai NULL, empty string, kamu dapat melihat variabel $nol, $emptystring1, $emptystring2. $nol adalah variabel yang menyimpan nilai NULL (ingat kata NULL harus ditulis dengan huruf besar semua karena PHP merupakan bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive, dimana penulisan huruf besar dan huruf kecil dibedakan). Yang dimaksud dengan empty string adalah variabel yang hanya menyimpan sepasang petik tunggal atau sepasang petik ganda. Contohnya adalah variabel $emptystring1 merupakan variabel yang menyimpan nilai empty string yang berupa sepasang tanda petik tunggal (”). $emptystring2 merupakan variabel yang menyimpan nilai empty string yang berupa sepasang petik ganda (“”).

Fungsi Prosedur Insert, Update, Delete pada Database
Pernyataan Fungsi Prosedur SQL INSERT
Pernyataan INSERT digunakan untuk menambahkan baris data yang baru ke meja.
Kita bisa memasukkan data ke sebuah meja dengan dua cara.
1)      Memasukkan data secara langsung ke sebuah meja.
Sintaks untuk SQL INSERT adalah:
 INSERT INTO TABLE_NAME
 [ (col1, col2, col3,. . . colN)]
 VALUES (value1, value2, value3,. . . valueN);
·         col1, col2, ... ColN - nama-nama kolom dalam tabel di mana Anda ingin menyisipkan data.
Saat memasukkan berturut-turut, jika Anda menambahkan nilai untuk semua kolom dari tabel Anda tidak perlu menentukan kolom (s) nama dalam query sql. Tapi Anda harus memastikan urutan nilai-nilai dalam urutan yang sama seperti kolom dalam tabel. Query sql insert adalah sebagai berikut :

 INSERT INTO TABLE_NAME
  VALUES (value1, value2, value3,. . . valueN);
Untuk Contoh: Jika Anda ingin menyisipkan baris ke meja karyawan, query akan seperti,
 INSERT INTO employee (id, name, dept, age, salary location)
 VALUES (105, ‘Srinath’, ‘Aeronautics’, 27, 33000);
CATATAN:Ketika menambahkan berturut-turut, hanya karakter atau nilai tanggal harus diapit dengan tanda kutip tunggal.
Jika Anda memasukkan data ke semua kolom, nama kolom dapat dihilangkan. Pernyataan insert di atas juga dapat ditulis sebagai,
 INSERT INTO employee
 VALUES (105, ‘Srinath’, ‘Aeronautics’, 27, 33000);
2)      Memasukkan data ke tabel melalui pernyataan pilih.
Sintaks untuk SQL INSERT adalah:
 INSERT INTO table_name
 [(column1, column2,. . .columnN)]
 SELECT column1, column2, . . . column
 FROM table_name [WHERE condition];
Untuk Contoh: Untuk menyisipkan baris ke dalam tabel karyawan dari tabel sementara, query sql insert akan seperti,
 INSERT INTO employee (id, name, dept, age, salary location)
 SELECT emp_id, emp_name, dept, age, salary, location
 FROM temp_employee;
Jika Anda memasukkan data ke semua kolom, pernyataan insert di atas dapat juga ditulis sebagai,
 INSERT INTO employee
 SELECT * FROM temp_employee;
CATATAN:Kami telah diasumsikan tabel temp_employee telah kolom emp_id, emp_name, dept, usia, gaji, lokasi di diberikan urutan atas dan datatype yang sama.

CATATAN PENTING:
1.      Ketika menambahkan baris baru, Anda harus memastikan datatype nilai dan kolom sesuai
2.      Anda mengikuti batasan integritas, jika ada, ditetapkan untuk meja.
Pernyataan Fungsi Prosedure SQL UPDATE
Pernyataan UPDATE digunakan untuk memodifikasi baris yang ada dalam sebuah tabel.
Sintaks untuk SQL UPDATE Command adalah:
 UPDATE table_name
 SET column_name1 = value 1,
 Column_name2 = value2, . . .
 [WHERE condition]
·          table_name - nama tabel yang harus diperbarui.
·          column_name1, column_name2 .. - Kolom yang akan diubah.
·          value1, value2 ... - Adalah nilai-nilai baru.
CATATAN:Dalam pernyataan Update, klausa WHERE mengidentifikasi baris yang terpengaruh. Jika Anda tidak menyertakan klausa WHERE, nilai kolom untuk semua baris terpengaruh.
Untuk Contoh: Untuk memperbarui lokasi seorang karyawan, query pembaruan sql akan seperti,
 UPDATE employee
 SET location = ‘Mysore’
 Where id = 101;
Untuk mengubah gaji semua karyawan, permintaan akan,
 UPDATE employee
 SET salary = salary + (salary * 0.2);
Pernyataan Fungsi Prosedure SQL Delete
Pernyataan DELETE digunakan untuk menghapus baris dari tabel.
Sintaks dari pernyataan DELETE SQL adalah:
 DELETE FROM table_name [WHERE condition];
·         table_name - nama tabel yang harus diperbarui.

CATATAN:Klausa WHERE dalam sql menghapus perintah adalah opsional dan mengidentifikasi baris dalam kolom yang akan dihapus. Jika Anda tidak menyertakan klausa WHERE semua baris dalam tabel akan dihapus, jadi hati-hati saat menulis query DELETE tanpa klausa WHERE.
Untuk Contoh: Untuk menghapus seorang karyawan dengan id 100 dari tabel karyawan, sql menghapus permintaan akan seperti,
 DELETE FROM employee WHERE id = 100;
Untuk menghapus semua baris dari tabel karyawan, query akan seperti,
 DELETE FROM employee;
Penjelasan dan Fungsi XAMPP
XAMPP adalah program aplikasi pengembang yang berguna untuk pengembangan website berbasis PHP dan MySQL. Versi terbaru program ini adalah XAMPP 1.7.7, yang dirilis pada tanggal 20 September 2011. Software XAMPP dibuat dan dikembangkan oleh Apache Friends.
Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan untuk bisa berperan sebagai server web Apache untuk simulasi pengembangan website. Tool pengembangan web ini mendukung teknologi web populer seperti PHP, MySQL, dan Perl. Melalui program ini, programmer web dapat menguji aplikasi web yang dikembangkan dan mempresentasikannya ke pihak lain secara langsung dari komputer, tanpa perlu terkoneksi ke internet. XAMPP juga dilengkapi fitur manajemen database PHPMyAdmin seperti pada server hosting sungguhan, sehingga pengembang web dapat mengembangkan aplikasi web berbasis database secara mudah.
Program XAMPP banyak diaplikasikan dan digunakan oleh kalangan pengguna komputer di bidang pemrograman web. XAMPP merupakan software gratis. XAMPP dapat dijalankan di sistem operasi Windows 2000/XP/Vista/7 dan sistem operasi lain. Untuk menginstall versi terbaru program ini, Anda cukup menginstal file installer XAMPP ke komputer Windows Anda.
Penjelasan dan fungsi xampp
Berikut ini Penjelasan dari bagian-bagian XAMPP:
·          X , Kenapa disebut dengan system operasi? karena XAMPP bisa dijalankan di 4 OS besar yang sering digunakan oleh pengguna komputer saat ini. Dan 4 OS tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Windows, Linux, Mac OS dan Solaris.
·          A (Apacahe) merupakan aplikasi web server. Apache ini bersifat opensource yang berarti gratis dan bisa diedit oleh penggunanya. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.
·          M ( MySQL), merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.
·          P (PHP), bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl. namun PHP juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase, d-base, PostgreSQL, dan sebagainya.
·          P (Perl), bahasa pemrograman, pertama kali dikembangkan oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl pertama kali dirilis pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1. Dua diantara karakteristik utama perl adalah penanganan teks dan berbagai jalan pintas untuk meyelesaikan persoalan-persoalan umum.Perl sangat populer di gunakan dalam program-rogram CGI (Common Gateway Interface) dan protokol internet lainnya.
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.

Tutorial Membuat Table pada MySQL

Perintah membuat tabel membutuhkan:
  •      Nama tabel
  •      Nama bidang
  •      Definisi untuk setiap kolom
Sintaks:
Berikut adalah generik sintaks SQL untuk membuat tabel MySQL:
CREATE TABLE table_name (column_name column_type);
Sekarang kita akan membuat tabel dalam database tutorial berikut.
tutorials_tbl(
tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
submission_date DATE,
PRIMARY KEY ( tutorial_id )
);
Berikut beberapa item perlu penjelasan:
  • Lapangan Atribut NOT NULL sedang digunakan karena kita tidak ingin field ini untuk menjadi NULL.SO jika pengguna akan mencoba untuk membuat rekor dengan nilai NULL maka MySQL akan meningkatkan kesalahan.
  • Lapangan Atribut AUTO_INCREMENT memberitahu ke MySQL untuk terus maju dan menambahkan nomor yang tersedia di sebelah field id.
  • PRIMARY KEY kata kunci digunakan untuk mendefinisikan kolom sebagai kunci primer.Anda dapat menggunakan beberapa kolom dipisahkan dengan tanda koma untuk mendefinisikan kunci primer.
Membuat Tabel dari Command Prompt:
Hal ini mudah untuk membuat tabel MySQL dari prompt mysql>. Anda akan menggunakan perintah SQL CREATE TABLE untuk membuat tabel.
Contoh:
Berikut adalah contoh yang menciptakan tutorials_tbl:
root@host# mysql -u root -p
Enter password:*******
mysql> use TUTORIALS;
Database changed
mysql> CREATE TABLE tutorials_tbl(
-> tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
-> tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,
-> tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,
-> submission_date DATE,
-> PRIMARY KEY ( tutorial_id )
-> );
Query OK, 0 rows affected (0.16 sec)
mysql>
CATATAN: MySQL tidak mengakhiri perintah sampai Anda memberikan titik koma (;) pada akhir perintah SQL.
Membuat Tabel Menggunakan PHP Script:
Untuk membuat tabel baru dalam setiap database yang ada Anda akan perlu menggunakan PHP fungsi mysql_query (). Anda akan melewati argumen kedua dengan perintah SQL yang tepat untuk membuat tabel.
Contoh:
Berikut adalah contoh untuk membuat tabel menggunakan script PHP:
<html>
<head>
<title>Creating MySQL Tables</title>
</head>
<body>
<?php
$dbhost = 'localhost:3036';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'rootpassword';
$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass);
if(! $conn )
{
  die('Could not connect: ' . mysql_error());
}
echo 'Connected successfully<br />';
$sql = "CREATE TABLE tutorials_tbl( ".
       "tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, ".
       "tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL, ".
       "tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL, ".
       "submission_date DATE, ".
       "PRIMARY KEY ( tutorial_id )); ";
mysql_select_db( 'TUTORIALS' );
$retval = mysql_query( $sql, $conn );
if(! $retval )
{
  die('Could not create table: ' . mysql_error());
}
echo "Table created successfully\n";
mysql_close($conn);
?>
</body>
</html>


Tugas Pendahuluan 3



1.  IP address
Alamat IP (Internet Protocol Address) atau sering disingkat IP adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4) dan 128-bit (untuk IPv6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang mengelola alokasi alamat IP global.
Dalam pengertian lain, Internet Protocol (IP) Address dapat diartikan alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya.
Walaupun alamat IP disimpan sebagai angka biner, mereka biasanya ditampilkan agar memudahkan manusia menggunakan notasi, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4), dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6). Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya: 208.77.188.166/24.
Pengiriman data dalam jaringan TCP/IP berdasarkan IP address komputer pengirim dan komputer penerima. ip address memiliki dua bagian, yaitu alamat jaringan (network address) dan alamat komputer lokal (host address) dalam sebuah jaringan.
Alamat jaringan digunakan oleh router untuk mencari jaringan tempat sebuah komputer lokal berada, semantara alamat komputer lokal digunakan untuk mengenali sebuah komputer pada jaringan lokal. Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
1.       Alamat IP versi 4 (IPv4)
Alamat IP versi 4 (IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia.



Jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4 (karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol. Sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. Jadi bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
2.     Alamat IP versi 6 (IPv6)
Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit. Meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hirarki, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.

Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.
Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan. Sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix. Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.
Subnet Mask
Subnet Mask merupakan istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
RFC 950 mendefinisikan penggunaan sebuah subnet mask yang disebut juga sebagai sebuah address mask sebagai sebuah nilai 32-bit yang digunakan untuk membedakan network identifier dari host identifier di dalam sebuah alamat IP. Bit-bit subnet mask yang didefinisikan, adalah sebagai berikut:
·         [+] Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh network identifier diset ke nilai 1.
·         [+] Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh host identifier diset ke nilai 0.
Setiap host di dalam sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet mask meskipun berada di dalam sebuah jaringan dengan satu segmen saja. Entah itu subnet mask default (yang digunakan ketika memakai network identifier berbasis kelas) ataupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika membuat sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP.
Default Gateway
Gateway adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet, suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan.
Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang mengupdate secara dinamis tabelrouting). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bisa berbentuk Router Box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja. Karena gateway/router mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasang mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data. Mekanisme ini disebut Firewall.
Sebenarnya Firewall adalah suatu program yang dijalankan di gateway/router yang bertugas memeriksa setiap paket data yang lewat, kemudian membandingkannya dengan rule yang diterapkan dan akhirnya memutuskan apakah paket data tersebut boleh diteruskan atau ditolak. Tujuan dasarnya adalah sebagai security yang melindungi jaringan internal dari ancaman dari luar. Namun dalam tulisan ini Firewall digunakan sebagai basis untuk menjalankan Network Address Translation (NAT).
Dalam FreeBSD, program yang dijalankan sebagai Firewall adalah ipfw. Sebelum dapat menjalankan ipfw, kernel generic harus dimodifikasi supaya mendukung fungsi firewall. Ipfw mengatur lalu lintas paket data berdasarkan IP asal, IP tujuan, nomor port, dan jenis protocol. Untuk menjalankan NAT, option IPDIVERT harus diaktifkan dalam kernel.
Alamat ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada jaringannya? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth/jalur akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada jaringan yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan alamat tersebut tidak boleh digunakan sebagai nomor IP untuk host tertentu.
Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 alamat untuk menerima paket: pertama adalah nomor IP yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada jaringan tempat host tersebut berada. Broadcast address diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada nomor IP menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
DNS   
DNS (Domain Name System) atau Sistem Penamaan Domain merupakan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email)untuksetiapdomain.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnyaadalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.
2.  Topologi Jaringan
Pengertian topologi jaringan adalah suatu tehnik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
Ada bermacam macam topologi jaringan komputer yang banyak di gunakan saat ini antara lain adalah Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Mesh, Topologi Linear, masing-masing jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri.

Macam-macam topologi jaringan komputer
1.      Topologi Bus
Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.
Kelebihan Topologi Bus :

·         Mudah untuk dikembangkan
·         Tidak memerlukan kabel yang banyak
·         Hemat biaya pemasangan
Kelemahan topologi bus :
·         Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
·         Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil
·         Sulit mencari gangguan pada jaringan
·         Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
·         Untuk jarak jauh diperlukan repeater

2.      Topologi Ring
Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan.
Kelebihan :
·         Tidak menggunakan banyak kabel
·         Tingkat kerumitan pemasangan rendah
·         Mudah instalasi
·         Tidak akan terjadi tabrak data
·         Mudah dirancang 
Kekurangan :
·         peka kesalahan jaringan
·         Sulit untuk dikembangkan
·         Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu 

3.      Topologi Star
Pada topologi jenis star ini, setiap komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.


Kelebihan :
·         Deteksi kesalahan mudah dilakukan
·         Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
·         Mudah melakukan control
·         Tingkat keamanan tinggi
·         Paling fleksibel 
Kekurangan :
·         Menggunakan banyak kabel
·         Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
·         Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
·         Jaingan memakan biaya tinggi
·         Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan

4.      Topologi Tree
Topologi tree ini merupakan hasil pengembangan dari topologi star dan topologi bus yang terdiri dari kumpulan topologi star dan dihubungkan dengan 1 topologi bus. Topologi tree biasanya disebut juga topologi jaringan bertingkat dan digunakan interkoneksi antar sentral.
Pada jaringan ini memiliki beberapa tingkatan simpul yang ditetapkan dengan suatu hirarki, gambarannya adalah semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarki-nya. Setiap simpul yang memiliki kedudukan tinggi dapat mengatur simpul yang memiliki kedudukan yang rendah. Data dikirim dari pusat simpul kemudian bergerak menuju simpul rendah dan menuju ke simpul yang lebih tinggi terlebih dahulu.
Topologi tree ini memiliki kelebihan dan kelemahan yang sama dengan topologi star antara lain :
Kelebihan :
·         Deteksi kesalahan mudah dilakukan
·         2/ Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
·         Mudah melakukan control
Kekurangan :
·         Menggunakan banyak kabel
·         Sering terjadi tabrakan data
·         Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga
·         Cara kerja lambat 

5.      Topologi  Mesh / Jala
Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.
Kelebihan :
·         Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
·         Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
·         Data lebih cepat proses pengiriman data 
·         Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya
Kekurangan :
·         Biaya untuk memasangnya sangat besar.
·         Perlu banyak kabel
·         Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
·         Proses instalasi sulit dan rumit
6.      Topologi Linear
Topologi ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.
Kelebihan :
·         Sederhana jaringannya
·         Hemat kabel
·         Mudah untuk dikembangkan
Kekurangan :
·         Deteksi kesalahan sangat kecil
·         Keamanan kurang terjamin
·         Lalu lintas data tinggi
·         Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah

3.  Protokol Jaringan
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
  1. Protokol lapisan aplikasi
  2. Protokol lapisan antar-host
  3. Protokol lapisan internetwork
  4. Protokol lapisan antarmuka jaringan
UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
  • Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
  • Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
  • UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
  • UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
  1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
  2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
  3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

Internet Control Message Protocol (ICMP)
adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
1. Email Address: contoh —> anda@domainanda.com
2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com
3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com
4. Account Name : anda@domainanda.com
5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon
atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

HTTPS
https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.

Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :
  1. Untuk men-sharing data.

  1. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  2. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.
  3. Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.
LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan.

4.   Kegunaan dan perbedaan dari modem, Hud, dan switch
Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Fungsi modem yaitu untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal suara dan juga sebaliknya. Dewasa ini modem telah berkembang dengan berbagai fasilitas yang cukup bermanfaat, misalnya voice modem. Dengan adanya fasilitas voice modem ini, merubah fungsi modem bukan hanya sebagai penyambung ke internet tetapi lebih dari itu, modem dapat menjadi saluran radio, audio, percakapan telepon sampai streaming video.
Jenis-jenis Modem
1.      Modem internal
Modem internal bentuknya hampir sama dgn LAN card yang kita pasangkan pada salah satu slot komputer dan menggunakan power suplply dari PC, sementara modem eksternal sudah ada tempatnya yg menggunakan power supply yg terpisah dr CPU dan pada umumnya sudah memiliki adaptor tersendiri, modem eksternal tersambung pada komputer menggunakan kabel serial yg terkoneksi pada port serial dibelakang PC dan isambungkan ke LAN card.
Keuntungan modem internal yaitu : Tidak banyak menggunakan kabel, Harganya relatip lebih murah, Mencegah pengguna lain untuk bertindak iseng terhadap modem karena berada dalam CPU

2.      Modem eksternal

·         Tidak menggunakan slot dalam komputer
·         Dapat kita nyalakan atau kita matikan secara terpisah dr komputer
·         lebih mudah kita pindahkan pada PC lain tanpa harus membongkar CPU
·         dilengkapi dgn panel, LED, atau LCD yg menampilkan info tentang apa yg sedang kita lakukan oleh modem. Hal tersebut cukup membantu kita apabila terjadi peremasalahan dlm jaringan atau gangguan
3.      Wireless modem
Wireless atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel.Cara Kerjanya adalah data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu.
Pemilihan modem internal ataupun eksternal ataupun wireless modem tergantung pada selera kita, untuk saat ini sebagian org byk memilih modem eksternal baik itu yg biasa atupun yg wireless modem apalagi sekarang sudah byk propider-propider telepon seluler yg gencar - gencarnya mempromosikan internetan tanpa batas, baik itu TelkomselFlash, im2, axis, 3 DLL
Hub
Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan
Hub berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan.
Switch
Switch adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
Switch berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Perbedaan Modem, Hub & Switch

Modem menerima rangkaian pulsa biner dari periferal komputer, kemudian memodulasikarakteristik sinyal analog (level tegangan, frekuensi atau fasa) agar dapat disalurkan melalui saluran telepon atau cablelines. Sedangkan pada si penerima, sinyal yang ditumpangi ini oleh rangkaian demodulator dipisahkan kembali dari sinyal yang menumpanginya sehingga dapat
. dibacaoleh komputer, proses ini dinamakan demodulasi.
Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.